Pernah scroll TikTok dan tiba-tiba nemu kata rave di caption atau komentar? Atau mungkin kamu penasaran kenapa istilah ini tiba-tiba jadi tren di kalangan anak muda? Tenang, kamu nggak sendirian! Rave memang lagi hits banget, tapi ternyata punya sejarah panjang yang menarik dari dunia musik elektronik sampai jadi bahasa gaul di sosial media.
Di artikel ini, Tugasin bakal kupas tuntas mulai dari asal-usul kata rave, maknanya di era TikTok, sampai contoh penggunaannya yang bikin kamu jadi up to date. Siap-siap jadi yang paling update soal tren bahasa gaul terbaru!
Sejarah dan Asal Usul Rave
Awalnya, rave bukan sekadar kata gaul yang tiba-tiba muncul. Istilah ini punya akar kuat di dunia musik elektronik sejak tahun 1980-an. Kata rave berasal dari bahasa Inggris lama yang artinya “berteriak, bicara dengan semangat, atau bertingkah liar karena kegembiraan.” Dari situ, istilah ini berkembang jadi nama pesta musik besar dengan suasana super enerjik.
Di akhir 1980-an, rave party mulai populer di Inggris seiring munculnya budaya EDM (Electronic Dance Music) dan acid house party. Ciri khasnya?
- Musik elektronik nonstop dengan beat yang bikin move on
- Lampu neon atau strobo yang bikin suasana