Siapa yang masih sering bingung pakai who, whom, atau whose? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak mahasiswa dan pelajar Indonesia yang sering tertukar tiga kata ini, apalagi saat bikin tugas kuliah atau presentasi. Padahal, memahami perbedaannya bisa bikin tulisan dan percakapanmu terdengar lebih natural dan profesional.
Di artikel ini, Tugasin bakal kasih panduan lengkap biar kamu nggak salah lagi. Mulai dari tabel perbandingan, trik mudah mengingat, sampai contoh kalimat dalam situasi sehari-hari. Yuk, langsung simak!
Tabel Perbandingan Who Whom Whose
Biar lebih jelas, cek tabel berikut yang merangkum fungsi dan posisi who, whom, dan whose dalam kalimat:
| Kata | Fungsi | Posisi dalam Kalimat | Contoh Kalimat |
| Who | Subjek (pelaku) | Di awal klausa/kalimat | Who is knocking on the door? (Siapa yang mengetuk pintu?) |
| Whom | Objek (yang dikenai tindakan) | Setelah kata kerja/preposisi | Whom did you invite to the party? (Siapa yang kamu undang ke pesta?) |
| Whose | Menunjukkan kepemilikan | Diikuti kata benda (noun) | Whose laptop is this? (Laptop siapa ini?) |
Catatan penting: Dalam percakapan sehari-hari, whom jarang digunakan dan sering diganti dengan who. Tapi, untuk tulisan akademik, ujian, atau situasi formal, whom tetap harus dikuasai. Kalau kamu butuh bantuan lebih lanjut untuk tugas akademik, Tugasin punya jasa joki tugas yang bisa bantu kamu menyelesaikan tugas dengan grammar yang tepat!
Fungsi dan Posisi Who Whom Whose dalam Kalimat
Mengapa penting banget tahu perbedaan ketiganya? Karena salah pilih bisa mengubah makna kalimat secara keseluruhan. Misalnya, saat kamu menulis email formal ke dosen atau atasan, menggunakan who atau whom yang tepat bisa bikin kesanmu lebih profesional.
Ada juga situasi di mana whose jadi kunci untuk menjelaskan kepemilikan dengan jelas. Contohnya, saat presentasi di kelas atau rapat kerja, kalimat seperti “Whose idea was this?” terdengar lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Apa jadinya kalau kamu salah? Bayangkan kamu menulis “Who did you give the report?”. Secara grammar, kalimat ini kurang tepat karena seharusnya menggunakan whom sebagai objek. Kesalahan kecil seperti ini bisa bikin nilai tugasmu turun atau kesan profesionalmu berkurang. Kalau kamu butuh bantuan untuk memastikan tulisanmu bebas kesalahan, Tugasin punya jasa cek plagiarisme sekaligus proofreading untuk memastikan grammar-mu sempurna!
Tips Mudah Membedakan Who Whom Whose
Masih bingung? Coba trik simpel ini biar nggak salah lagi:
- Who = Pelaku (Subjek)
Tanyakan: “Siapa yang melakukan sesuatu?”
Contoh: Who called you last night? (Siapa yang meneleponmu tadi malam?) - Whom = Yang Dikenai Tindakan (Objek)
Tanyakan: