Mau lolos PTN impian tapi bingung pilih jalur SNBT atau SNBP? Tenang, kamu nggak sendirian! Tahun 2025 ini, pemerintah kembali menggelar dua jalur seleksi nasional untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN)—SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) dan SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi). Keduanya punya keunggulan masing-masing, tapi mana yang lebih cocok buatmu?
Di artikel ini, Tugasin bakal kupas tuntas perbedaan SNBT dan SNBP, mulai dari syarat, materi ujian, hingga tips jitu biar kamu bisa lolos dengan nilai maksimal. Yuk, simak sampai habis supaya kamu nggak salah pilih jalur!
Pengertian SNBT dan Cara Kerjanya
SNBT atau Seleksi Nasional Berbasis Tes adalah jalur masuk PTN yang dulunya dikenal sebagai SBMPTN. Bedanya, sekarang semua prosesnya dilakukan secara online melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jadi, kamu bakal mengerjakan soal-soal ujian langsung di depan komputer di pusat UTBK terdekat.
Nah, yang perlu kamu tahu, nilai rapor nggak berpengaruh sama sekali di SNBT. Satu-satunya penentu kelolosanmu adalah hasil UTBK-SNBT. Jalur ini terbuka untuk semua siswa SMA/SMK/MA dan Paket C yang lulus di tahun 2023–2025, dengan batas usia maksimal 25 tahun.
Buat kamu yang merasa kurang percaya diri dengan prestasi akademik di sekolah, SNBT bisa jadi pilihan tepat. Asalkan kamu rajin belajar dan latihan soal, peluang lolos PTN favorit tetap terbuka lebar!
Butuh bantuan persiapan UTBK-SNBT? Tugasin punya layanan joki tugas dan joki makalah untuk membantumu fokus belajar tanpa terbebani tugas sekolah!
Pengertian SNBP dan Kriteria Seleksinya
Kalau SNBT mengandalkan tes, SNBP atau Seleksi Nasional Berbasis Prestasi justru sebaliknya. Jalur ini dulunya dikenal sebagai SNMPTN, di mana kelolosanmu ditentukan oleh prestasi akademik dan non-akademik selama di sekolah. Jadi, nggak perlu tes tertulis—cukup unggul di kelas dan punya portofolio prestasi yang kuat!
Tapi, nggak semua siswa bisa ikut SNBP. Sekolahmu harus mengajukan nama-nama siswa berprestasi ke Badan Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP) berdasarkan kriteria tertentu, seperti:
- Nilai rapor semester 1–5
- Akreditasi sekolah
- Pengisian PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) oleh sekolah
- Prestasi non-akademik, seperti olahraga, seni, atau lomba-lomba lainnya
Catatan penting: SNBP hanya bisa diikuti oleh siswa yang terpilih oleh sekolah. Jadi, pastikan kamu selalu berprestasi dan aktif di kegiatan ekstrakurikuler!
Perbedaan SNBT dan SNBP dari Segi Seleksi
Apa sih perbedaan paling mendasar antara SNBT dan SNBP? Simpelnya, SNBT itu tes tertulis, sementara SNBP itu seleksi prestasi. Tapi, ada beberapa poin lain yang perlu kamu perhatikan:
- SNBT: Terbuka untuk semua siswa, tanpa memandang nilai rapor. Hanya mengandalkan hasil UTBK.
- SNBP: Hanya untuk siswa berprestasi yang diajukan sekolah. Nggak ada tes tertulis, tapi nilai rapor dan portofolio jadi penentu.
- Waktu pelaksanaan: SNBP biasanya diumumkan lebih dulu (Maret), sementara SNBT dilaksanakan setelahnya (Mei).
Kalau kamu nggak lolos SNBP, jangan khawatir! Kamu masih bisa ikut SNBT atau jalur mandiri PTN. Jadi, pastikan kamu punya Plan B, ya!
Materi Ujian SNBT yang Wajib Kamu Kuasai
Buat kamu yang memilih SNBT, wajib banget tahu materi ujiannya supaya bisa belajar dengan efektif. UTBK-SNBT terdiri dari beberapa subtes, yaitu:
- Tes Potensi Skolastik (TPS):
- Penalaran Umum
- Pengetahuan Kuantitatif
- Pengetahuan dan Pemahaman Umum
- Pemahaman Bacaan dan Menulis
- Tes Literasi:
- Literasi Bahasa Indonesia
- Literasi Bahasa Inggris
Buat persiapan yang lebih matang, kamu bisa ikut try out UTBK atau belajar dari soal-soal tahun sebelumnya. Jangan lupa, manajemen waktu saat ujian juga krusial—jangan sampai kehabisan waktu sebelum selesai mengerjakan semua soal!
Kamu kesulitan memahami materi UTBK? Tenang, Tugasin siap bantu dengan layanan joki tugas dan cek plagiarisme untuk memastikan semua tugasmu bebas plagiat dan berkualitas!
Tips Lolos SNBT dan SNBP dengan Nilai Tinggi
Apa pun jalur yang kamu pilih, persiapan matang adalah kunci utama. Berikut tips jitu dari Tugasin agar kamu bisa lolos PTN impian:
- Untuk SNBP:
- Jaga nilai rapor tetap stabil, terutama di semester 1–5.
- Aktif di kegiatan ekstrakurikuler dan lomba untuk memperkuat portofolio.
- Pastikan sekolahmu mengisi PDSS dengan benar dan lengkap.
- Untuk SNBT:
- Rajin latihan soal UTBK dari tahun-tahun sebelumnya.
- Ikuti try out UTBK untuk membiasakan diri dengan format soal.</li;
- Pelajari materi TPS dan literasi dengan mendalam.
Yang terpenting, jangan lupa jaga kesehatan dan mentalmu selama persiapan. Stres berlebihan justru bisa menurunkan performa saat ujian. Semangat, kamu pasti bisa!