Edukasi

Preposition vs Adverb Bahasa Inggris – Jangan Sampai Salah Lagi Yuk!

Sering kebingungan saat menggunakan preposition dan adverb dalam kalimat bahasa Inggris? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak pelajar yang kesulitan membedakan keduanya karena bentuk katanya bisa sama, tapi fungsinya beda banget. Padahal, memahami perbedaan ini penting banget supaya tulisan dan percakapanmu makin natural dan bebas dari kesalahan grammar.

Di artikel ini, Tugasin akan bantu kamu mengenali perbedaan preposition dan adverb dengan cara yang simpel dan mudah dipahami. Yuk, simak penjelasan lengkapnya beserta contoh-contohnya!

Pengertian Preposition Dan Fungsinya

Preposition adalah kata yang menunjukkan hubungan antara kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun) dengan kata lain dalam kalimat. Fungsinya untuk menjelaskan posisi, waktu, arah, atau hubungan antar objek. Yang paling penting, preposition selalu diikuti oleh objek—bisa berupa noun, pronoun, atau bahkan frasa.

Ada beberapa jenis preposition, tapi yang paling umum digunakan adalah:

  • Preposition of place: in, on, at, under, above
  • Preposition of time: in, on, at, before, after
  • Preposition of direction: to, from, into, onto

Contoh kalimatnya:

  • “The book is on the table.” (on menunjukkan posisi buku terhadap meja)
  • “She arrived at 8 PM.” (at menunjukkan waktu)
  • “He walked to the park.” (to menunjukkan arah)

Kalau kamu masih ragu, coba ingat-ingat: apakah kata tersebut diikuti oleh objek? Jika iya, kemungkinan besar itu preposition. Tapi kalau kamu butuh bantuan lebih lanjut untuk memahami grammar bahasa Inggris, Tugasin punya jasa joki tugas yang bisa membantumu mengerjakan tugas grammar dengan tepat dan cepat!

Pengertian Adverb Dan Cara Menggunakannya

Berbeda dengan preposition, adverb-lah yang bertugas memberikan keterangan tambahan pada kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau bahkan adverb lainnya. Adverb-nya sendiri nggak punya objek, tapi fokusnya adalah menjelaskan bagaimana, kapan, di mana, atau seberapa sering suatu tindakan terjadi.

Ada beberapa jenis adverb berdasarkan fungsinya, antara lain:

  • Adverb of manner: menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan (contoh: quickly, slowly, loudly)
  • Adverb of time: menjelaskan kapan suatu tindakan terjadi (contoh: now, yesterday, soon)
  • Adverb of place: menjelaskan di mana suatu tindakan terjadi (contoh: here, there, everywhere)
  • Adverb of frequency: menjelaskan seberapa sering suatu tindakan terjadi (contoh: always, often, rarely)

Contoh kalimatnya:

  • “She sings beautifully. (beautifully = adverb of manner)”
  • “They will arrive soon. (soon = adverb of time)”
  • “The kids are playing outside. (outside = adverb of place)”
  • “He always wakes up early. (always = adverb of frequency)”

Nah, kalau kamu masih bingung membedakan adverbs ini dalam tugas atau makalah, jangan khawatir! Tugasin menyediakan jasa joki makalah dan karya ilmiah yang bisa membantumu menyusun tulisan dengan grammar yang benar dan natural.

Cara Mudah Membedakan Preposition Dan Adverb

Sekarang, kita masuk ke bagian yang paling penting: bagaimana cara membedakan keduanya dengan mudah? Karena beberapa kata seperti in, on, up, atau down bisa berfungsi sebagai preposition dan adverbs, kamu perlu tahu triknya!

Ada dua cara sederhana yang bisa kamu gunakan:

  1. Cek apakah ada objek setelahnya
    • Jika ada objek (noun/pronoun/frasa), itu prepositon.
      • Contoh: “The cat is under the table.” (under = preposition, the table = objek)
    • Jika tidak ada objek, itu adverb.
      • Contoh: “The cat ran away.” (away = adverb, tidak ada objek)

  2. Lihat fungsinya dalam kalimat
    • Jika kata tersebut menunjukkan hubungan antar objek, itu preposition.
      • Contoh: “She is in The room.” (in = preposition, menghubungkan

Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis