Pernah nggak sih kamu bingung harus pakai home atau house saat ngomong bahasa Inggris? Meski terlihat mirip, kedua kata ini punya makna yang berbeda banget lho. Kalau salah pakai, bisa-bisa lawan bicara kamu jadi bingung atau malah salah paham. Nah, di artikel ini, Tugasin bakal jelasin perbedaan home dan house secara lengkap, mulai dari pengertian, contoh kalimat, sampai tips biar kamu nggak salah lagi. Yuk, simak!
Pengertian Home Dan House Dalam Bahasa Inggris
Apa sih bedanya home dan house? Secara sederhana, house merujuk pada bangunan fisik tempat tinggal. Misalnya, rumah kayu, apartemen, atau vila. Kata ini lebih ke soal struktur dan bentuk bangunannya. Kalau kamu bilang “I live in a big house”, artinya kamu tinggal di bangunan besar.
Sementara itu, home punya makna yang lebih emosional. Ini tentang perasaan nyaman, aman, dan tempat di mana kamu merasa diterima. Contohnya, “Home is where my family is”. Di sini, home bukan cuma soal bangunan, tapi juga tentang ikatan batin dengan tempat tersebut. Jadi, bisa dibilang house itu fisik, sedangkan home itu perasaan.
Kalau kamu masih bingung, coba bayangkan ini: Kamu bisa punya house (rumah fisik), tapi belum tentu itu home (tempat yang membuatmu betah). Atau sebaliknya, kamu bisa merasa di rumah (home) meski tinggal di apartemen kecil (house). Menarik, kan?
Contoh Penggunaan Home Dan House Dalam Kalimat
Biar makin paham, yuk lihat contoh penggunaan home dan house dalam kalimat sehari-hari. Perhatikan konteksnya ya, karena ini yang bikin kedua kata ini beda!
Contoh Kalimat dengan House
- “They just moved into a new house in Bandung.” (Mereka baru pindah ke rumah baru di Bandung.)
- The house has three bedrooms and a spacious kitchen.” (Rumah itu punya tiga kamar tidur dan dapur yang luas.)
- “The House of Representatives approved the new law yesterday.”
- ”