Bahasa Asing

10 Larangan Unik di Taiwan yang Bikin Kamu Aman dan Nyaman Tanpa Denda

Mau kerja atau traveling ke Taiwan? Jangan sampai kena denda atau malah bikin malu gara-gara nggak tahu aturannya! Taiwan punya banyak larangan unik yang mungkin nggak kamu temuin di Indonesia. Mulai dari aturan sampah yang super ketat sampai pantangan memberi hadiah tertentu—semua punya alasan kuat dalam budaya mereka.

Buat kamu yang baru pertama kali ke Taiwan, baik sebagai pekerja migran maupun traveler, memahami larangan-larangan ini bakal bikin pengalamanmu jauh lebih lancar dan nyaman. Nggak cuma menghindari denda, tapi juga bikin kamu lebih dihargai oleh masyarakat lokal. Yuk, simak selengkapnya!

Alasan Pentingnya Tahu Larangan Unik di Taiwan

Taiwan terkenal dengan kedisiplinan dan ketertiban publiknya. Aturan-aturan di sana mungkin terasa aneh atau berlebihan buat orang Indonesia, tapi justru itu yang bikin kehidupan di Taiwan terasa aman dan nyaman. Bagi pekerja migran, memahami aturan ini bisa menyelamatkanmu dari masalah hukum atau denda yang nilainya bisa mencapai jutaan rupiah. Sementara buat traveler, pengetahuan ini bikin perjalananmu lebih lancar dan bebas stres.

Contohnya, di Indonesia mungkin masih biasa buang sampah sembarangan, tapi di Taiwan kamu wajib memilah sampah dan menunggu truk sampah lewat. Aturan seperti ini bukan cuma soal kebersihan, tapi juga bentuk penghargaan terhadap lingkungan dan sesama. Selain itu, banyak larangan di Taiwan yang terkait erat dengan budaya dan bahasa Mandarin. Misalnya, memberi jam sebagai hadiah dianggap tabu karena dalam bahasa Mandarin, kata “jam” (钟) terdengar mirip dengan “kematian” (送终).

Kalau kamu merasa kesulitan memahami budaya atau bahasa Mandarin, Tugasin bisa bantu kamu dengan jasa penerjemahan atau penulisan karya ilmiah tentang budaya Taiwan. Dengan begitu, kamu bisa lebih siap dan percaya diri menghadapi kehidupan di sana. Cek layanan joki makalah di sini untuk persiapan yang lebih matang!

10 Larangan Unik di Taiwan yang Harus Kamu Patuhi

Berikut ini adalah 10 larangan unik di Taiwan yang wajib kamu patuhi agar terhindar dari denda dan masalah lainnya:

1. Dilarang Merokok di Area Publik

Merokok di tempat umum seperti taman, halte bus, atau trotoar sangat dibatasi di Taiwan. Kalau nekat, dendanya bisa mencapai NT$10.000 (sekitar Rp4,8 juta). Jadi, cari dulu area khusus merokok atau “smoking zone” yang biasanya ditandai dengan jelas.

2. Wajib Memilah Sampah dan Daur Ulang

Membuang sampah sembarangan? Jangan coba-coba! Di Taiwan, semua orang wajib memilah sampah menjadi plastik, kertas, kaca, dan limbah organik. Yang lebih unik lagi, truk sampah di sana memutar musik klasik seperti Für Elise untuk mengingatkan warga agar turun membuang sampah. Jadi, biasakan bawa kantong kecil untuk sampah pribadi saat bepergian.

3. Jangan Bawa Benda Tajam di Tempat Umum

Pisau dapur, cutter, atau benda tajam lainnya dilarang dibawa tanpa alasan jelas. Tujuannya untuk menjaga keamanan publik. Jadi, kalau kamu tinggal di asrama, simpan alat masak di kamar dan jangan dibawa keluar kecuali benar-benar perlu.

4. Hindari Kebisingan Setelah Jam 10 Malam

Setelah jam 10 malam, kebisingan dianggap melanggar aturan, terutama di area apartemen. Tetangga bisa langsung melaporkanmu ke pihak berwenang. Jadi, kalau mau ngobrol atau berkumpul dengan teman, pilih kafe atau ruang publik sebelum jam 10 malam.

5. Jangan Menginjak Garis Merah di Trotoar

Di beberapa kawasan, trotoar punya garis merah yang menandakan area khusus untuk kendaraan darurat. Jangan berdiri atau jalan di atasnya, karena bisa mengganggu lalu lintas darurat. Biasanya garis merah ini terlihat jelas di dekat stasiun atau fasilitas publik.

6. Pantangan Memberi Hadiah Jam, Payung, dan Sepatu

Dalam budaya Mandarin, beberapa benda punya makna negatif dan dianggap membawa sial:

  • Jam (钟, zhōng): Terdengar mirip dengan “kematian” (送终, sòng zhōng).
  • Payung (伞, sǎn): Mirip bunyinya dengan “berpisah” (散, sàn).
  • Sepatu (鞋子, xiézi): Mirip dengan kata “jahat” (邪恶, xié’è).

Jadi, kalau mau memberi hadiah, pilih buah, teh, atau kue tradisional yang lebih aman dan disukai.

7. Berdiri di Sisi Kanan Eskalator, Jalan di Kiri

Di MRT Taipei dan kota besar lainnya, sisi kiri eskalator dipakai untuk orang yang ingin mendahului. Kalau kamu berdiri di kiri, siap-siap ditegur. Ingat aturan simpelnya: berdiri di kanan, jalan di kiri. Ini bukan cuma soal aturan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap orang lain.

8. Hindari Keributan di Tempat Umum

Taiwan sangat menjaga ketenangan, terutama di MRT, bus, dan ruang publik. Bicara keras atau menyalakan musik bisa bikin orang sekitar tidak nyaman. Jadi, gunakan earphone, kecilkan suara, dan ngobrol dengan tenang.

9. Jangan Mengambil Angpao yang Terjatuh

Kalau kamu melihat amplop merah berisi uang (angpao) di jalan, jangan diambil! Dalam budaya Taiwan, angpao yang dibuang itu simbol pembuangan kesialan. Mengambilnya berarti kamu ikut “membawa” kesialan tersebut. Kalau penasaran, tanyakan pada teman lokal untuk tahu lebih banyak tentang tradisi ini.

10. Hindari Memakai Sandal Jepit Saat Keluar Rumah

Aneh tapi nyata! Di Taiwan, sandal jepit identik dengan petani di ladang. Memakainya ke mal atau jalan raya dianggap tidak sopan. Jadi minimal, gunakan sneakers, sepatu kasual, atau sepatu yang lebih rapi saat keluar rumah.

Tips Adaptasi Budaya dan Aturan di Taiwan

Mengetahui larangan saja belum cukup. Yang lebih penting adalah bagaimana kamu bisa beradaptasi dengan cepat agar nyaman tinggal atau bekerja di Taiwan:

  • Belajar Frasa Mandarin Sehari-hari: Nggak perlu jago, cukup kuasai frasa sederhana seperti bertanya boleh atau tidak, minta maaf, dan mengucapkan terima kasih. Ini bakal sangat membantu menghindari salah paham. Contohnya:
    • 可以嗎?(Kěyǐ ma?) – “Boleh tidak?”
    • 對不起 (Duìbuqǐ) – “Maaf”
    • 謝謝 (Xièxie) – “Terima kasih”
  • Perhatikan Lingkungan Sekitar: Orang Taiwan terbiasa menaati aturan. Jadi, perhatikan apa yang dilakukan orang lokal. Kalau mereka nggak makan di MRT, sebaiknya kamu ikuti juga.
  • Cari Informasi dari Komunitas Migran: Banyak komunitas pekerja migran Indonesia di Taiwan yang bisa jadi sumber informasi berharga. Mereka biasanya berbagi pengalaman nyata soal aturan budaya dan trik adaptasi.
  • Selalu Bawa Kartu Identitas dan Uang Elektronik: Kartu identitas penting kalau ada pemeriksaan, sedangkan uang elektronik seperti EasyCard membantu transaksi tanpa ribet.
  • Ikuti Kelas Bahasa Mandarin: Dengan belajar Mandarin lebih dalam, kamu nggak cuma bisa menghindari pelanggaran, tapi juga lebih mudah membangun hubungan baik dengan orang Taiwan. Kalau kamu butuh bantuan untuk tugas atau makalah tentang bahasa Mandarin, Tugasin siap membantu! Cek layanan joki makalah di sini

Belajar Bahasa Mandarin untuk Hidup Nyaman di Taiwan

Ada satu kunci utama yang bikin adaptasi di Taiwan jadi lebih mudah: bahasa Mandarin. Dengan menguasainya, kamu bisa:

  • Lebih percaya diri berkomunikasi dengan orang lokal.
  • Menghindari salah paham soal aturan sehari-hari.
  • Menjalin hubungan kerja dan pertemanan yang lebih harmonis.
  • Menikmati hidup di Taiwan tanpa rasa khawatir.
  • Memahami budaya dan tradisi dengan lebih baik.

Kalau kamu merasa kesulitan belajar bahasa Mandarin atau butuh bantuan untuk tugas kuliah terkait budaya Taiwan, Tugasin punya solusinya! Kami menyediakan jasa joki tugas dan makalah yang bisa membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat. Cek layanan joki tugas di sini. Jangan lupa juga untuk memastikan karya ilmiahmu bebas plagiat dengan cek plagiarisme di Tugasin!

Taiwan adalah negara yang indah dengan budaya yang kaya. Dengan memahami larangan dan aturannya, kamu bisa menikmati setiap momen di sana tanpa khawatir. Jadi, siapkan dirimu dari sekarang dan nikmati pengalaman seru di Taiwan!


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis