Bahasa Asing

Rahasia Kuasai Imperative Sentence dalam Bahasa Inggris Hanya dalam 5 Menit

Bayangkan kamu bisa memberikan perintah, instruksi, atau saran dalam Bahasa Inggris dengan begitu natural sampai native speaker pun terkesan. Rahasianya ada pada imperative sentence – jenis kalimat yang sering terlupakan tapi punya peran krusial dalam komunikasi sehari-hari. Mau tahu bagaimana cara menguasainya dengan cepat dan efektif? Simak panduan lengkap dari Tugasin berikut ini!

Pengertian Imperative Sentence yang Wajib Kamu Tahu

Imperative sentence adalah jenis kalimat yang digunakan untuk memberikan perintah, instruksi, permintaan, atau saran secara langsung. Ciri khasnya adalah dimulai dengan kata kerja bentuk dasar (base form) tanpa subjek yang terlihat. Mengapa tidak ada subjek? Karena secara implisit, subjeknya adalah “you” atau “kamu” – lawan bicaramu.

Misalnya, ketika kamu bilang “Close the door”, sebenarnya kalimat lengkapnya adalah “You close the door”. Tapi dalam imperative sentence, subjek “you” dihilangkan untuk membuat kalimat lebih ringkas dan langsung. Inilah yang membuat imperative sentence begitu powerful dalam komunikasi sehari-hari – mulai dari resep masakan, petunjuk penggunaan produk, hingga instruksi di tempat kerja.

Ingin mahir grammar Bahasa Inggris tapi bingung mulai dari mana? Tugasin punya solusi tepat untukmu! Dengan jasa joki tugas Bahasa Inggris, kamu bisa mendapatkan bantuan profesional untuk mengerjakan tugas grammar, termasuk memahami imperative sentence dengan lebih mendalam.

Fungsi Penting Imperative Sentence dalam Komunikasi

Imperative sentence bukan sekadar kalimat perintah biasa. Ia memiliki fungsi-fungsi spesifik yang membuat komunikasi menjadi lebih efektif dan efisien. Berikut ini beberapa fungsi utamanya yang perlu kamu pahami:

  • Memberikan instruksi jelas – Misalnya dalam manual penggunaan produk atau resep masakan
  • Membuat permintaan sopan – Bisa digunakan untuk meminta bantuan atau layanan
  • Memberikan perintah langsung – Sering digunakan dalam situasi darurat atau instruksi penting
  • Menyampaikan saran – Untuk memberikan rekomendasi atau nasihat
  • Mengajukan undangan – Dalam konteks informal, bisa digunakan untuk mengajak seseorang

Apa bedanya dengan kalimat deklaratif biasa? Imperative sentence memiliki kekuatan untuk menggerakkan orang melakukan tindakan. Bayangkan jika pilot pesawat menggunakan kalimat deklaratif “Saya akan mendaratkan pesawat sekarang” dibandingkan imperative “Fast your seatbelts now!” – mana yang lebih efektif?

Jenis-Jenis Imperative Sentence dan Contohnya

Ternyata, imperative sentence memiliki beberapa variasi yang bisa kamu gunakan sesuai konteks. Yuk, kenali jenis-jenisnya berikut ini:

1. Positive Imperative Sentence

Digunakan untuk memberikan perintah atau instruksi melakukan sesuatu. Contoh:

  • Turn left at the next intersection (Belok kiri di persimpangan berikutnya)
  • Pass me the salt, please (Tolong berikan garamnya)
  • Study hard for your exam (Belajarlah dengan giat untuk ujianmu)

2. Negative Imperative Sentence

Digunakan untuk melarang atau meminta seseorang tidak melakukan sesuatu. Contoh:

  • Don’t touch that hot pan (Jangan sentuh panci panas itu)
  • Never give up on your dreams (Jangan pernah menyerah pada mimpimu)
  • Avoid eating junk food (Hindari makan makanan cepat saji)

3. Imperative dengan “Let’s”

Digunakan untuk mengajak atau mengusulkan sesuatu secara inklusif. Contoh:

  • Let’s go to the cinema tonight (Ayo pergi ke bioskop malam ini)


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis