Bahasa Inggris

5 Kata Kerja Bahasa Inggris Wajib Kamu Kuasai Sekarang Juga

Sulit membangun kalimat bahasa Inggris yang benar tanpa menguasai kata kerja? Tenang, kamu tidak sendirian! Kata kerja atau verb adalah tulang punggung setiap kalimat—tanpanya, pesanmu bisa jadi ambigu atau bahkan tidak bermakna. Nah, di artikel ini, Tugasin akan membantumu memahami kata kerja bahasa Inggris secara lengkap, mulai dari pengertian, fungsi, klasifikasi, hingga 5 kata kerja esensial yang wajib kamu kuasai. Siap upgrade kemampuan bahasa Inggrismu? Yuk, simak sampai habis!

Pengertian Kata Kerja Bahasa Inggris

Kata kerja dalam bahasa Inggris—dikenal sebagai verb—adalah kata yang mendeskripsikan aksi, keadaan, atau keberadaan subjek. Misalnya, dalam kalimat “She writes a letter”, kata “writes” menunjukkan aksi yang dilakukan oleh subjek “she”. Menurut tutor bahasa Inggris profesional, kata kerja tidak hanya menggambarkan aktivitas dinamis (seperti run, eat) tetapi juga keadaan permanen (seperti love, belong).

Mengapa kata kerja begitu penting? Karena tanpa verb, kalimatmu akan terasa hollow dan tidak lengkap. Bayangkan jika kamu hanya bilang “I a book”—apa yang kurang? Tentu saja, kata kerjanya! Jadi, menguasai verb adalah langkah pertama untuk berbicara dan menulis bahasa Inggris dengan percaya diri.

Fungsi Kata Kerja Berdasarkan Waktu

Salah satu keunikan kata kerja bahasa Inggris adalah kemampuannya berubah bentuk sesuai waktu terjadinya aksi. Ini disebut tense, dan memahaminya akan membantumu menyusun kalimat yang tepat. Berikut empat bentuk dasar kata kerja berdasarkan waktu:

  • Present Tense (Verb 1) – Digunakan untuk aksi yang terjadi saat ini atau kebiasaan. Contoh: “She works every day.” Untuk subjek he/she/it, tambahkan -s atau -es. Misal: _She goes to school._
  • Past Tense (Verb 2) – Menunjukkan aksi yang sudah selesai di masa lalu. Contoh: “They visited Bali last year.” Biasanya ditandai dengan akhiran -ed, tapi ada juga yang tidak beraturan (irregular verbs) seperti _go → went_.
  • Past Participle (Verb 3) – Digunakan dalam Perfect Tenses untuk aksi yang sudah dilakukan sebelum waktu tertentu. Contoh: “She has finished her homework.” Bentuknya sama dengan Verb 2 untuk kata kerja beraturan, tapi berbeda untuk irregular verbs (misal: _eat → eaten_).
  • Present Participle (-ing Form) – Menunjukkan aksi yang sedang berlangsung. Contoh: “They are watching a movie.” Bentuk ini juga digunakan dalam Continuous Tenses. Ingat, tidak semua kata kerja bisa menggunakan bentuk -ing, terutama stative verbs (akan dibahas di bagian selanjutnya).

Kesulitan menghafal perubahan kata kerja? Tenang, Tugasin punya solusi praktis! Kamu bisa menggunakan jasa joki tugas bahasa Inggris untuk membantumu memahami konsep ini dengan lebih mudah. Dengan bantuan tutor berpengalaman, kamu bisa belajar lebih cepat dan efektif!

Klasifikasi Kata Kerja dalam Bahasa Inggris

Selain berdasarkan waktu, kata kerja juga diklasifikasikan berdasarkan fungsinya. Memahami klasifikasi ini akan membantumu menggunakan kata kerja dengan tepat dalam berbagai konteks. Yuk, kita bahas satu per satu!

Action atau Dynamic Verbs

Action verbs menggambarkan aksi fisik atau mental yang bisa diamati. Kata-kata ini bisa digunakan dalam bentuk continuous karena sifatnya yang sementara. Contoh:

  • Run (lari)
  • Write (menulis)
  • <em_Think_ (berpikir, dalam konteks aktif)
  • Dance (menari)

Contoh kalimat:
“She is running in the park.” (Dia sedang berlari di taman.)

Stative Verbs: Kata Kerja yang Menunjukkan Keadaan

Berbeda dengan action verbs, stative verbs menggambarkan keadaan, perasaan, atau kondisi yang cenderung permanen. Kata-kata ini biasanya tidak digunakan dalam bentuk continuous (-ing). Berikut beberapa kategori stative verbs:

  • Thoughts & Opinions: _know, believe, understand, remember_
  • Possession: _have, own, belong, possess_
  • Senses: _see, hear, smell, taste_ (kecuali jika digunakan secara aktif, misal: _She is tasting the soup._)
  • Emotions: _love, hate, like, prefer_
  • Others: _seem, appear, cost, weigh_
    • Contoh kalimat yang salah: _”I am loving this song.”_ (❌)
      Yang benar:
      “I love this song.”*(✅)

      Linking Verbs: Penghubung Subjek dan Pelengkap

      Linking verbs tidak menunjukkan aksi, melainkan menghubungkan subjek dengan pelengkap yang menjelaskannya. Kata-kata ini sering menggantikan to be. Contoh:

      • _Be_ (am, is, are, was, were)
      • _Seem, appear, become, feel, look, sound, taste_
      • Contoh kalimat:
        “She looks tired.” (Dia terlihat lelah.)
        (“Looks”
        ight> di sini bukan aksi, tapi menghubungkan subjek <"


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis