Mitos

3 Hantu China Paling Seram yang Bikin Merinding – Yuk Kenali Lebih Dekat

Pernah dengar cerita hantu dari China yang bikin bulu kuduk merinding? Ternyata, negeri Tirai Bambu ini punya mitos seram yang tak kalah menegangkan dari Indonesia! Dari hantu tanpa kepala hingga vampir melompat, setiap cerita punya latar belakang budaya yang unik. Yuk, kita eksplor lebih dalam tentang hantu-hantu China dan tradisi yang menyertainya. Siap-siap merinding, ya!

Festival Zhongyuan dan Bulan Hantu

Bayangkan jika Halloween berlangsung selama sebulan penuh! Itulah yang terjadi di China saat Festival Zhongyuan atau Zhong Yuan Jie (中元节). Masyarakat Tionghoa percaya bahwa pada bulan ke-7 kalender lunar, gerbang alam baka terbuka lebar. Para arwah bebas berkeliaran di dunia manusia selama satu bulan penuh – periode yang dikenal sebagai Bulan Hantu (Ghost Month).

Puncak festival ini jatuh pada tanggal 15 bulan ke-7, di mana masyarakat melakukan persembahan besar-besaran. Mereka menyiapkan makanan, minuman, buah-buahan, teh, hingga uang kertas khusus (joss paper) untuk menenangkan arwah-arwah kelaparan. Tradisi ini bukan sekadar mitos, tapi bagian penting dari warisan budaya Tionghoa.

Kalau kamu penasaran dengan tradisi unik ini, Tugasin punya layanan joki makalah yang bisa membantu kamu menulis tugas tentang budaya Tionghoa dengan lebih mendalam dan akurat.

Cara Masyarakat Tionghoa Menghindari Gangguan Hantu

Selama Bulan Hantu, masyarakat Tionghoa melakukan berbagai ritual dan pantangan untuk menghindari gangguan arwah. Tradisi ini bukan sekadar kepercayaan, tapi juga bentuk penghormatan terhadap leluhur. Yuk, kita bahas dua cara utama yang mereka lakukan!

Ritual Pǔdù – Sembahyang untuk Arwah Kelaparan

Ritual Pǔdù (普渡) adalah inti dari perayaan Festival Zhongyuan. Masyarakat menyiapkan persembahan lengkap untuk menenangkan arwah-arwah yang kelaparan. Persembahan ini meliputi:

  • Makanan dan minuman favorit
  • Buah-buahan segar
  • The dan kue tradisional
  • Uang kertas joss yang dibakar

Tujuan ritual ini adalah agar arwah-arwah tersebut merasa dihargai dan tidak mengganggu manusia. Menariknya, tradisi ini juga mengajarkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama, bahkan yang sudah meninggal.

Pantangan Selama Bulan Hantu

Selain ritual, ada banyak pantangan yang harus dihindari selama Bulan Hantu. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa melanggar pantangan ini bisa mengundang kesialan atau bahkan kecelakaan. Beberapa pantangan utama antara lain:

  • Menghindari acara besar seperti pernikahan atau pembukaan bisnis baru
  • Tidak berenang – air dianggap sebagai gerbang menuju alam baka
  • Tidak keluar malam – terutama di tempat sepi
  • Tidak mengambil foto di malam hari – khawatir menangkap sosok gaib
  • Tidak bersiul di malam hari – bisa memanggil arwah

Pantangan ini mungkin terdengar kuno, tapi banyak yang masih dipraktikkan hingga sekarang. Kalau kamu ingin mempelajari lebih lanjut tentang tradisi ini untuk tugas kuliah, Tugasin menyediakan jasa joki tugas yang bisa membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat.

Wú Tóu Guǐ – Hantu Kepala Terpenggal

Bayangkan bertemu sosok tanpa kepala di kegelapan malam! Itulah Wú Tóu Guǐ (无头鬼), hantu yang terbentuk dari arwah orang yang dipenggal kepalanya. Dalam mitologi China, hantu ini sering muncul di jalanan sepi pada malam hari, meminta kepala mereka kembali.


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis