Budaya

5 Festival Akhir Tahun di China yang Bikin Liburanmu Makin Berkesan dan Instagramable

Liburan akhir tahun sudah di depan mata! Daripada bingung mau ke mana, kenapa nggak coba merayakannya di China? Negeri Tirai Bambu ini punya segudang festival akhir tahun yang nggak cuma meriah, tapi juga penuh makna budaya dan instagramable banget. Dari patung es raksasa hingga kembang api futuristik, setiap festival menawarkan pengalaman unik yang bakal bikin liburanmu jadi tak terlupakan.

Banyak yang mengira Tahun Baru Imlek adalah satu-satunya perayaan besar di China. Padahal, ada banyak festival seru lainnya yang berlangsung dari Desember hingga Februari. Nah, buat kamu yang pengen merencanakan liburan akhir tahun yang beda, yuk simak 5 festival di China yang wajib masuk bucket list-mu!

Harbin Ice and Snow Festival yang Spektakuler

Bayangkan kota yang berubah jadi negeri dongeng es raksasa! Itulah yang akan kamu temui di Harbin International Ice and Snow Festival. Festival ini digelar setiap Januari di Harbin, Provinsi Heilongjiang, kota paling utara China yang terkenal dengan suhu ekstremnya. Suasananya benar-benar magis, dengan patung es setinggi gedung, istana salju berlampu warna-warni, dan slide es raksasa yang siap bikin adrenaline-mu terpacu.

Tapi, festival ini nggak cuma soal keindahan visual. Kamu juga bisa mencoba berbagai aktivitas seru seperti ice skating, snow tubing, atau naik kereta salju yang ditarik rusa. Setiap malam, patung-patung es akan menyala dengan lampu LED ribuan warna, menciptakan suasana yang benar-benar ajaib. Jangan lupa bawa perlengkapan hangat lengkap, karena suhu di Harbin bisa mencapai -20°C!

Kalau kamu butuh bantuan untuk merencanakan perjalanan atau memahami budaya lokal, Tugasin punya solusi buatmu. Dengan jasa joki tugas, kamu bisa fokus menikmati liburan tanpa khawatir tugas kuliah menumpuk. Serahkan saja pada ahlinya!

Waktu terbaik berkunjung: Awal Januari hingga pertengahan Februari

Fun fact: Festival ini pertama kali diadakan pada tahun 1963 dan kini menjadi salah satu festival es terbesar di dunia, bersaing dengan Quebec Winter Carnival di Kanada dan Sapporo Snow Festival di Jepang.

Tahun Baru Imlek Meriah dan Penuh Tradisi

Tahun Baru Imlek adalah perayaan terbesar di China yang menandai dimulainya tahun baru dalam kalender lunar. Biasanya jatuh antara akhir Januari hingga awal Februari, festival ini identik dengan lampion merah, hiasan fu (福) yang melambangkan keberuntungan, dan aroma khas dumpling serta kue keranjang. Di malam pergantian tahun, masyarakat China akan menyalakan kembang api dan petasan untuk mengusir nasib buruk dan menyambut keberuntungan baru.

Salah satu momen paling berkesan adalah reunion dinner, makan malam bersama keluarga yang mirip seperti Lebaran di Indonesia. Di berbagai kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan barongsai dan naga menari yang penuh warna. Bagi masyarakat China, Imlek adalah momen berkumpul keluarga yang nggak boleh dilewatkan.

Waktu terbaik berkunjung: Akhir Januari hingga pertengahan Februari

Fun fact: Setiap tahun dalam kalender lunar diwakili oleh hewan zodiak Tionghoa, mulai dari Tikus hingga Babi. Tahun 2025 adalah Tahun Ular Kayu, yang dipercaya membawa keberuntungan dan kebijaksanaan.

Festival Lentera yang Romantis dan Penuh Harapan

Festival Lentera atau Yuanxiao Jie (元宵节) adalah penutup rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek. Dirayakan pada hari ke-15 setelah Imlek, festival ini menandai bulan purnama pertama dalam tahun lunar baru. Suasananya benar-benar romantis dan penuh harapan, dengan ribuan lentera merah dan emas yang melayang di langit malam.

Di beberapa daerah seperti Beijing dan Pingxi (Taiwan), lentera-lentera ini bukan sekadar hiasan. Masyarakat menulis doa dan harapan mereka di lentera sebelum melepaskannya ke langit. Selain itu, ada juga tradisi menikmati tangyuan, bola ketan manis berisi kacang atau wijen yang melambangkan kebersamaan keluarga. Jangan lewatkan juga lomba teka-teki yang digantung di bawah lentera, tradisi kuno yang disebut cāi dēngmí (tebak teka-teki di lentera).

Waktu terbaik berkunjung: Pertengahan Februari

Fun fact:Awalnya, Festival Lentera merupakan ritual penghormatan kepada dewa-dewa dan leluhur di era Dinasti Han, sebelum berkembang menjadi perayaan rakyat yang megah seperti sekarang.

Dongzhi Festival Menyambut Kehangatan Musim Dingin

Dongzhi Festival adalah perayaan kuno yang menandai titik balik musim dingin, biasanya jatuh antara 21–23 Desember. Dalam budaya Tionghoa, Dongzhi melambangkan saat siang hari mulai memanjang lagi, menandakan kembalinya energi positif (yang) dan keseimbangan hidup. Suasananya tenang dan penuh keakraban, sangat cocok untuk kamu yang ingin merasakan sisi intim dan tradisional dari budaya China.

Makanan khas festival ini adalah tangyuan di China bagian selatan dan jiaozi (pangsit) di bagian utara. Kedua makanan ini melambangkan kebersamaan dan kehangatan keluarga. Dongzhi juga menjadi momen refleksi untuk berterima kasih atas hasil panen dan kesehatan keluarga sepanjang tahun. Jadi, kalau kamu pengen liburan yang lebih meaningful, festival ini adalah pilihan tepat!

Waktu terbaik berkunjung: 21–23 Desember

Fun fact:Ada legenda menarik di balik tradisi makan dumpling pada Dongzhi! Konon, tradisi ini berasal dari kisah tabib legendaris Zhang Zhongjing yang membuat makanan hangat untuk melindungi telinga para petani dari udara dingin.

Liuyang Fireworks Festival Kembang Api Spektakuler

Kalau kamu suka kembang api, Liuyang Fireworks Festival wajib masuk daftar! Liuyang, sebuah kota kecil di Provinsi Hunan, dikenal sebagai “ibu kota kembang api dunia”. Festival ini menggabungkan tradisi, teknologi, dan pariwisata dalam satu pertunjukan spektakuler. Bayangkan ribuan drone yang diluncurkan secara sinkron, menciptakan efek visual “hujan meteor” atau “pohon cahaya” yang futuristik.

Ada juga konsep “fireworks planet”, di mana teknologi udara, air, dan darat digabungkan untuk menciptakan efek panggung skala besar. Lokasi festival di Liuyang Sky Theater, tepi Sungai Liuyang, menambah kesan dramatis pada setiap pertunjukan. Jangan lupa bawa kamera dengan kemampuan low-light yang bagus, karena momen ini sangat fotogenik!

Waktu terbaik berkunjung:Awal Oktober (edisi ke-17 akan diadakan 24–25 Oktober 2025)

Tips wisata:

  • Datanglah menjelang malam agar bisa merasakan puncak pertunjukan drone dan kembang api dengan efek cahaya maksimal.
  • Mainkan tiket “one-ticket access” jika tersedia, karena beberapa edisi festival memberikan akses gratis ke spot-spot wisata utama Liuyang.
  • Bawa perlengkapan hangat, karena suhu di malam hari bisa cukup dingin.

Ada banyak hal yang bisa kamu eksplorasi selama liburan akhir tahun di China. Dari keindahan alam hingga kekayaan budaya, setiap festival menawarkan pengalaman yang berbeda. Tapi, kalau kamu merasa kewalahan dengan tugas kuliah atau persiapan liburan, Tugasin siap membantumu! Dengan jasa joki makalah dan karya ilmiah, kamu bisa fokus menikmati momen berharga tanpa khawatir deadline mengejar.

Jadi, siap merencanakan liburan akhir tahun impianmu? Yuk, mulai dari sekarang dan jadikan momen ini tak terlupakan!


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis