Administrasi

Cara Mudah Buat SKCK untuk Kerja di Luar Negeri Dijamin Lolos!

Mimpi kerja di luar negeri semakin dekat! Tapi tunggu dulu, ada satu dokumen penting yang wajib kamu siapkan—SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Dokumen ini jadi syarat mutlak banyak perusahaan internasional untuk memastikan kamu bebas dari catatan kriminal. Masalahnya, banyak yang bingung gimana cara buat SKCK yang benar, apalagi kalau harus dilakukan secara online.

Tenang, di artikel ini Tugasin bakal kasih panduan lengkap cara membuat SKCK untuk kerja di luar negeri, baik secara luring maupun daring. Mulai dari syarat, langkah-langkah, sampai tips agar prosesnya cepat dan lancar. Yuk, simak sampai habis!

Pengertian dan Fungsi SKCK

Sebelum masuk ke proses pembuatan, kamu perlu tahu dulu apa itu SKCK dan kenapa dokumen ini penting banget untuk kerja di luar negeri. SKCK adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang diterbitkan oleh Polri. Dokumen ini berisi catatan apakah seseorang pernah terlibat tindak kriminal atau tidak.

Awalnya, SKCK dikenal dengan nama SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) dan hanya diberikan kepada orang yang tidak punya catatan kriminal. Namun, sekarang SKCK diterbitkan untuk keperluan tertentu, termasuk melamar kerja di luar negeri. Fungsinya jelas—memastikan perusahaan bahwa kamu adalah kandidat yang bersih dari masalah hukum.

Jadi, kalau kamu ingin melamar kerja di perusahaan internasional, SKCK ini wajib banget. Tanpa dokumen ini, lamaranmu bisa langsung ditolak, lho! Nah, untuk menghindari hal itu, yuk lanjut ke syarat-syarat yang harus kamu siapkan.

Syarat Membuat SKCK untuk Kerja Luar Negeri

Ada beberapa dokumen yang harus kamu siapkan sebelum membuat SKCK. Pastikan semua dokumen ini sudah lengkap agar prosesnya tidak terhambat. Berikut syarat-syaratnya:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi
  • Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
  • Pas foto berukuran 4×6 cm dengan latar belakang merah (minimal 3 lembar)
  • Surat pengantar dari instansi atau perusahaan yang membutuhkan SKCK (biasanya dari HRD atau agen penyalur kerja)
  • Formulir pendaftaran SKCK (bisa diunduh di situs resmi Polri atau diisi langsung di kantor polisi)

Kalau semua dokumen sudah siap, kamu bisa langsung ke proses pembuatan. Tapi, pilih dulu mau buat secara luring atau daring. Keduanya punya kelebihan masing-masing. Yuk, kita bahas satu per satu!

Langkah Mudah Membuat SKCK Secara Luring

Buat kamu yang lebih nyaman datang langsung ke kantor polisi, proses luring ini bisa jadi pilihan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi kantor polisi terdekat. Pastikan kamu datang ke Polres atau Polsek sesuai domisili KTP-mu. Jangan sampai salah alamat, ya!
  2. Ambil nomor antrian dan isi formulir pendaftaran. Biasanya ada petugas yang akan membantu kamu mengisi formulir. Jangan lupa bawa fotokopi KTP dan KK.
  3. Serahkan surat pengantar dari instansi. Dokumen ini penting banget karena menunjukkan tujuan pembuatan SKCK-mu.
  4. Lakukan pembayaran. Biaya pembuatan SKCK biasanya sekitar Rp30.000–Rp50.000, tergantung kebijakan masing-masing daerah.
  5. Proses sidik jari dan foto. Petugas akan mengambil sidik jarimu dan foto untuk dokumen SKCK. Pastikan penampilanmu rapi dan sopan.
  6. Tunggu SKCK selesai. Prosesnya biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja. Kamu bisa mengambilnya langsung atau minta dikirimkan.

Proses luring ini memang lebih tradisional, tapi kelebihannya kamu bisa langsung tanya-tanya ke petugas kalau ada yang kurang jelas. Tapi, kalau kamu sibuk atau malas antri, ada cara yang lebih praktis—membuat SKCK secara daring. Yuk, simak caranya!

Butuh bantuan untuk menyiapkan dokumen kerja di luar negeri? Tugasin siap bantu kamu dengan jasa joki tugas dan jasa cek plagiarisme untuk memastikan semua berkasmu sempurna dan bebas plagiat. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Panduan Lengkap Membuat SKCK Secara Daring

Buat kamu yang ingin proses lebih cepat dan praktis, membuat SKCK secara daring adalah solusinya. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs resmi SKCK Polri. Kunjungi skck.polri.go.id dan pilih menu “Formulir Pendaftaran” di pojok kanan atas.
  2. Pilih jenis keperluan. Pada kolom “Jenis Keperluan”, pilih “Kerja di Luar Negeri” atau opsi yang sesuai.
  3. Pilih wilayah pemrosesan. Pilih Polres atau Polsek sesuai domisili KTP-mu. Pastikan alamat yang kamu masukkan benar.
  4. Isi data pribadi. Lengkapi formulir dengan data diri, seperti nama lengkap, tempat/tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, kewarganegaraan, agama, pekerjaan, nomor telepon, alamat, dan nomor identitas (KTP/paspor).
  5. Unggah pas foto. Pastikan foto berukuran 4×6 cm dengan latar belakang merah dan sesuai persyaratan.
  6. Isi data tambahan. Lengkapi form hubungan keluarga, pendidikan, perkara pidana (jika ada), ciri fisik, dan unggah lampiran dokumen seperti KTP, KK, dan surat pengantar.
  7. Pilih metode pembayaran. Untuk SKCK daring, pembayaran dilakukan melalui virtual account Bank BRI (BRIVA). Pastikan saldo mencukupi.
  8. Verifikasi dan submit. Cek kembali semua data yang sudah diisi. Kalau sudah benar, klik “Submit” dan tunggu konfirmasi via email atau SMS.
  9. Tunggu proses verifikasi. Proses verifikasi biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja. Setelah selesai, SKCK akan dikirimkan ke alamat yang kamu daftarkan atau bisa diambil langsung di kantor polisi terdekat.

Proses daring ini memang lebih praktis, tapi pastikan kamu mengisi semua data dengan benar. Kesalahan kecil bisa bikin prosesmu jadi lebih lama. Nah, setelah SKCK jadi, ada beberapa tips agar dokumenmu cepat diterima oleh perusahaan. Yuk, simak!

Tips Agar SKCK Cepat Jadi dan Diterima Perusahaan

Supaya proses pembuatan SKCK-mu lancar dan dokumenmu cepat diterima oleh perusahaan, ikuti tips berikut ini:

  • Pastikan semua dokumen lengkap. Cek ulang syarat-syarat yang dibutuhkan sebelum mengajukan SKCK. Dokumen yang kurang bisa bikin prosesmu tertunda.
  • Isi data dengan benar. Kesalahan dalam pengisian data bisa bikin SKCK-mu ditolak. Jangan sampai salah ketik nama atau alamat!
  • Gunakan pas foto yang sesuai. Pastikan foto berukuran 4×6 cm dengan latar belakang merah, berpakaian rapi, dan tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan.
  • Pilih waktu yang tepat. Hindari mengajukan SKCK saat akhir pekan atau hari libur. Datanglah di hari kerja untuk menghindari antrian panjang.
  • Simpan bukti pembayaran. Kalau membuat SKCK secara daring, simpan bukti pembayaran sebagai arsip. Ini penting kalau ada kendala di kemudian hari.
  • Cek status SKCK secara berkala. Kalau membuat secara daring, cek email atau situs resmi Polri untuk update status SKCK-mu.

Dengan mengikuti tips di atas, proses pembuatan SKCK-mu pasti lebih cepat dan lancar. Ingat, SKCK ini adalah salah satu kunci agar lamaran kerjamu di luar negeri diterima. Jadi, jangan sampai ada kesalahan, ya!</p

Sudah siap membuat SKCK tapi masih bingung dengan persyaratan lainnya? Tenang, Tugasin punya solusinya! Kamu bisa menggunakan jasa joki makalah dan karya ilmiah dari Tugasin untuk membantu menyiapkan dokumen-dokumen penting lainnya. Klik di sini untuk info lebih lanjut.</p

Nah, itu dia panduan lengkap cara membuat SKCK untuk kerja di luar negeri. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, proses pembuatan SKCK-mu pasti lebih mudah dan cepat. Jangan lupa untuk selalu cek ulang semua dokumen sebelum mengajukannya, ya! Semoga sukses dengan rencana kerjamu di luar negeri. Kalau ada pertanyaan atau butuh bantuan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi Tugasin melalui layanan yang tersedia. Kami siap membantu kamu meraih impian bekerja di luar negeri dengan lebih mudah!


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis