Budaya Kerja

Budaya Kerja 996 di China – Kenali Fakta dan Dampaknya Sebelum Bekerja!

Pernah dengar istilah 996 dan bertanya-tanya apa maksudnya? Sistem kerja ini sempat menjadi sorotan dunia karena jam kerjanya yang ekstrem. Bayangkan bekerja dari pukul 9 pagi hingga 9 malam, itu pun selama 6 hari dalam seminggu! Tentu saja hal ini menimbulkan banyak pertanyaan, terutama bagi kamu yang berencana bekerja di China. Nah, artikel ini akan mengupas tuntas fakta-fakta penting tentang budaya kerja 996 beserta dampaknya. Simak sampai habis, ya!

Pengertian Budaya Kerja 996

Budaya kerja 996 merujuk pada sistem kerja yang mengharuskan karyawan bekerja dari pukul 09.00 hingga 21.00, selama enam hari dalam seminggu. Artinya, total jam kerja mencapai 72 jam per minggu! Sistem ini jauh di atas standar jam kerja normal yang biasanya berkisar antara 40-44 jam per minggu. Tidak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai budaya kerja ekstrem.

Sistem ini pertama kali populer di perusahaan-perusahaan teknologi besar di China, seperti Alibaba dan JD.com. Para pendiri perusahaan tersebut, seperti Jack Ma dan Richard Liu, bahkan sempat mendukung sistem ini dengan alasan untuk meningkatkan produktivitas. Namun, di balik klaim tersebut, banyak pekerja yang merasa terbebani dengan jam kerja yang panjang dan minim waktu istirahat.

Jika kamu sedang mempersiapkan diri untuk bekerja di China, memahami budaya kerja ini sangat penting. Tugasin bisa membantumu menyusun makalah atau tugas tentang topik ini dengan lebih mendalam. Klik di sini untuk konsultasi lebih lanjut!

Sejarah dan Asal Usul Sistem 996

Budaya kerja 996 mulai dikenal luas pada tahun 2019 ketika para pekerja di industri teknologi China mulai menyuarakan protes melalui platform GitHub. Mereka membuat repositori bernama “996.ICU” yang berarti “Bekerja 996, Masuk ICU”. Repositori ini menjadi viral dan menarik perhatian dunia internasional terhadap kondisi kerja yang ekstrem di China.

Sistem ini sebenarnya sudah ada sejak lama, terutama di perusahaan-perusahaan startup dan teknologi yang ingin cepat berkembang. Para pendiri perusahaan besar seperti Alibaba dan Tencent sempat mempromosikan budaya kerja ini sebagai kunci kesuksesan. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak pekerja yang mulai merasa kelelahan dan menuntut perubahan.

Pada tahun 2021, pemerintah China akhirnya turun tangan dengan mengeluarkan aturan yang lebih ketat mengenai jam kerja. Mahkamah Agung China menegaskan bahwa sistem 996 melanggar hukum ketenagakerjaan dan tidak boleh diterapkan lagi. Meskipun demikian, beberapa perusahaan masih mencoba menerapkan sistem serupa secara tidak resmi.

Dampak Negatif Budaya Kerja 996

Budaya kerja 996 membawa dampak yang cukup serius bagi kesehatan fisik dan mental para pekerja. Berikut beberapa dampak negatif yang perlu kamu ketahui:

  • Kesehatan Fisik Menurun: Jam kerja yang panjang tanpa istirahat cukup dapat menyebabkan kelelahan kronis, gangguan tidur, dan masalah kesehatan lainnya seperti tekanan darah tinggi.
  • Stres dan Kecemasan: Tekanan untuk bekerja terus-menerus tanpa waktu untuk diri sendiri dapat meningkatkan tingkat stres dan kecemasan.
  • Keseimbangan Hidup Terganggu: Waktu untuk keluarga, teman, dan hobi menjadi sangat terbatas, sehingga kualitas hidup menurun.
  • Produktivitas Menurun: Meskipun jam kerja panjang, produktivitas tidak selalu meningkat. Banyak pekerja yang merasa kelelahan dan sulit fokus.
  • Risiko Burnout: Kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental yang parah dapat mengakibatkan burnout, yang sulit untuk pulih.

Jika kamu sedang menulis tugas atau skripsi tentang dampak budaya kerja ekstrem, Tugasin siap membantumu dengan layanan joki tugas yang profesional. Konsultasikan kebutuhanmu sekarang dan dapatkan hasil terbaik!

Aturan Terbaru Jam Kerja di China

Setelah banyaknya protes dan tekanan dari masyarakat, pemerintah China akhirnya mengambil langkah tegas untuk mengatur jam kerja. Pada tahun 2021, Mahkamah Agung China bersama Kementerian Sumber Daya Manusia dan Perlindungan Sosial mengeluarkan peraturan baru yang melarang sistem kerja 9-9-6.

Apa saja aturan terbaru yang perlu kamu ketahui?

  • Batas Maksimal Lembur: Karyawan hanya boleh bekerja lembur maksimal 3 jam per hari atau 36 jam per bulan.
  • Upah Lembur: Perusahaan wajib membayar upah lembur dengan tarif yang lebih tinggi dari upah normal.
  • Hak Cuti: Karyawan berhak mendapatkan cuti tahunan dan cuti sakit sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Larangan Kerja Paksa: Perusahaan dilarang memaksa karyawan untuk bekerja lembur tanpa persetujuan.
  • Sanksi bagi Perusahaan: Perusahaan yang melanggar aturan ini dapat dikenakan sanksi hukum, termasuk denda dan pencabutan izin usaha.

Dengan adanya aturan ini, diharapkan kondisi kerja di China menjadi lebih manusiawi dan adil bagi semua pekerja, termasuk pekerja asing. Jika kamu membutuhkan bantuan untuk memahami aturan ketenagakerjaan internasional, Tugasin menyediakan layanan cek plagiarisme dan penyuntingan makalah. Pastikan tugasmu bebas plagiat dan berkualitas tinggi!

Tips Bekerja di China untuk Orang Indonesia

Meskipun budaya kerja 996 sudah dilarang, bekerja di China tetap memerlukan persiapan yang matang. Berikut beberapa tips yang bisa membantumu:

  • Pahami Kontrak Kerja: Pastikan kamu membaca dan memahami kontrak kerja dengan baik, termasuk jam kerja, upah, dan hak-hak lainnya.
  • Kenali Aturan Ketenagakerjaan: Pelajari aturan ketenagakerjaan di China agar kamu tahu hak dan kewajibanmu sebagai pekerja.
  • Jaga Kesehatan: Prioritaskan kesehatan fisik dan mental dengan mengatur waktu istirahat dan olahraga.
  • Bangun Jaringan: Bergabunglah dengan komunitas pekerja asing untuk mendapatkan dukungan dan informasi terbaru.
  • Pelajari Bahasa Mandarin: Kemampuan berbahasa Mandarin akan sangat membantumu dalam berkomunikasi dan beradaptasi di lingkungan kerja.

Jika kamu sedang mempersiapkan skripsi atau tugas akhir tentang budaya kerja internasional, Tugasin siap membantumu dengan layanan joki skripsi yang terpercaya. Dapatkan bantuan profesional sekarang dan selesaikan tugasmu dengan mudah!

Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum bekerja di luar negeri, termasuk memahami budaya kerja setempat. Dengan informasi yang tepat, kamu bisa lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Jangan lupa untuk selalu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, ya! Semoga artikel ini bermanfaat dan membantumu dalam merencanakan karier di China.


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis