Bayangkan kamu harus memilih antara membeli buku pelajaran atau membantu orang tua membayar sewa kontrakan. Atau harus bekerja sebagai buruh pasar setelah pulang sekolah demi membayar uang pangkal kuliah. Inilah realita yang dihadapi Firna Larasanti, tapi dia berhasil mengubah keterbatasan menjadi kesempatan emas – beasiswa luar negeri! Kisahnya akan mengubah cara kamu melihat tantangan dan peluang.
Latar Belakang dan Perjuangan Awal Firna Larasanti
Firna tumbuh dalam keluarga yang akrab dengan kesederhanaan. Ayahnya bekerja sebagai buruh rongsok, sementara ibunya mencari nafkah sebagai buruh cuci. Mereka tinggal di gubuk kecil di atas tanah milik pemerintah Kota Semarang, berpindah-pindah kontrakan sejak Firna kecil. Tapi satu hal yang tidak pernah berubah – tekad orang tuanya untuk mendidik anak-anaknya.