Mau melamar kerja tapi bingung gimana caranya bikin email yang bikin HR langsung tertarik? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak fresh graduate atau bahkan profesional yang masih ragu-ragu saat harus menulis email lamaran kerja. Padahal, email yang tepat bisa jadi kunci buat kamu lolos seleksi pertama dan masuk ke tahap interview.
Di artikel ini, Tugasin bakal kasih kamu panduan lengkap mulai dari struktur email yang efektif, tips menulis subjek yang menarik, sampai contoh email lamaran kerja dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Yuk, simak baik-baik supaya email lamaranmu nggak cuma dibaca, tapi juga dilirik HR!
Struktur Email Lamaran Kerja yang Efektif
Sebelum masuk ke tips dan contoh, kamu harus paham dulu struktur dasar email lamaran kerja yang efektif. Email yang baik itu nggak cuma asal tulis, tapi harus punya alur yang jelas supaya HR mudah memahami maksudmu. Berikut struktur yang bisa kamu ikuti:
- Subjek email yang jelas dan menarik
- Salam pembuka yang sopan
- Paragraf pembuka yang singkat dan padat
- Isi email yang menjelaskan ketertarikan dan kualifikasimu
- Penutup yang berkesan dan profesional
- Tanda tangan dengan informasi kontak
- Lampiran berkas yang diperlukan
Dengan mengikuti struktur ini, email lamaranmu bakal terlihat lebih profesional dan terorganisir. HR juga jadi lebih mudah mencerna informasi yang kamu sampaikan. Jangan sampai emailmu terlihat berantakan, ya!
Tips Menulis Subjek Email Lamaran yang Menarik
Subjek email itu kayak pintu gerbang pertama yang bakal dilihat HR. Kalau subjeknya nggak menarik atau bahkan kosong, bisa-bisa emailmu langsung diabaikan. Nah, ini dia tips supaya subjek email lamaranmu bikin HR penasaran dan langsung klik:
- Jelas dan spesifik – Tuliskan posisi yang kamu lamar dan namamu. Contoh: Lamaran Pekerjaan – Marketing Specialist – [Nama Kamu].
- Singkat dan padat – Hindari subjek yang terlalu panjang. Maksimal 50 karakter aja biar enak dibaca.
- Gunakan kata kunci – Masukkan kata-kata yang relevan dengan posisi yang dilamar. Misalnya: Fresh Graduate – Lamaran Content Writer – [Nama Kamu].
- Hindari kata-kata yang terlalu umum – Jangan pakai subjek kayak Lamaran Kerja. Itu terlalu umum dan nggak spesifik.
Kalau kamu masih bingung gimana cara bikin subjek yang menarik, Tugasin punya layanan joki tugas yang bisa bantu kamu menyusun email lamaran kerja sesuai standar profesional. Jadi, kamu nggak perlu khawatir lagi soal subjek yang kurang menarik!
Panduan Isi Email Lamaran Kerja yang Detail
Setelah subjek, bagian isi email adalah yang paling penting. Di sini, kamu harus bisa menjelaskan ketertarikanmu pada posisi yang dilamar dan menunjukkan kualifikasimu. Tapi ingat, jangan terlalu panjang atau bertele-tele. HR biasanya cuma punya waktu beberapa detik buat baca emailmu. Jadi, pastikan isi emailmu singkat, padat, dan jelas.
Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat menulis isi email:
1. Salam Pembuka yang Sopan
Mulailah dengan salam pembuka yang sopan dan profesional. Hindari salam yang terlalu santai kayak