Budaya Jepang

10 Festival Musim Panas Jepang Paling Epic Ini Wajib Kamu Rasakan Sekali Seumur Hidup

Bayangkan kamu berdiri di tengah keramaian kota Kyoto, mengenakan yukata cantik, sambil menikmati aroma takoyaki dari gerai pinggir jalan. Di sekitarmu, lentera merah berkelap-kelip menerangi malam, sementara suara shamisen mengalun lembut. Inilah momen magis yang hanya bisa kamu rasakan saat musim panas di Jepang – musim yang penuh warna, energi, dan tradisi.

Musim panas di Negeri Sakura bukan sekadar tentang cuaca panas atau suara jangkrik yang nyaring. Ini adalah waktu ketika seluruh negeri bertransformasi menjadi panggung raksasa untuk perayaan budaya yang telah berlangsung ratusan tahun. Menurut Japan National Tourism Organization, lebih dari 10.000 festival digelar setiap Juli-Agustus, menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia – termasuk banyak pelancong Indonesia yang ingin merasakan langsung euforia matsuri.

Tahun 2024 menjadi tahun spesial karena Jepang kembali menyambut wisatawan internasional dengan tangan terbuka. Bagi kamu yang berencana liburan musim panas ini atau sekadar ingin tahu apa yang membuat musim panas Jepang begitu istimewa, simak daftar 10 festival paling ikonik yang wajib kamu kunjungi. Siap-siap terpesona oleh kemeriahan yang akan membuatmu ingin segera booking tiket pesawat!

Alasan Musim Panas Jepang Istimewa

Sebelum kita bahas festival-festivalnya, penting untuk kamu tahu mengapa musim panas di Jepang begitu berbeda dari negara lain. Pertama, ini adalah musim ketika tradisi dan modernitas berpadu sempurna. Kamu bisa melihat kuil-kuil kuno dihiasi lampu LED, sementara parade tradisional berlangsung di tengah gedung pencakar langit.

Kedua, musim panas adalah waktu untuk hanami versi malam – hanabi atau kembang api. Tidak seperti di Indonesia yang biasanya hanya ada saat 17 Agustus, di Jepang kembang api menjadi bagian integral dari festival musim panas. Bayangkan ribuan kembang api mewarnai langit malam sambil kamu menikmati yakisoba hangat dari gerai yatai.

Ketiga, ini adalah satu-satunya waktu dalam setahun ketika kamu bisa merasakan atmosfer matsuri yang sesungguhnya. Dari anak-anak hingga kakek-nenek, semua turun ke jalan mengenakan yukata atau happi coat, menciptakan pemandangan yang Instagramable sekaligus penuh makna budaya.

Butuh bantuan menyusun rencana perjalanan? Tugasin punya layanan joki tugas yang bisa membantumu membuat itinerary liburan sempurna, termasuk rekomendasi festival terbaik berdasarkan waktu kunjunganmu. Jadi, kamu bisa fokus menikmati momen tanpa pusing memikirkan detail teknis!

Gion Matsuri Kyoto yang Megah

Ada satu nama yang selalu disebut pertama kali ketika membicarakan festival musim panas Jepang: Gion Matsuri. Festival yang telah berlangsung sejak tahun 869 ini bukan sekadar perayaan, tapi sebuah mahakarya budaya yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Waktu: Sepanjang bulan Juli (puncak pada 17 dan 24 Juli)
Lokasi: Kawasan Gion, Kyoto
Apa yang spesial?

  • Yamaboko Junko: Parade raksasa dengan 32 yamaboko (kereta hias) yang tingginya bisa mencapai 25 meter. Setiap kereta dihiasi kain brokat kuno dan ornamen emas yang bernilai miliaran rupiah.
  • Yoiyama: Tiga malam sebelum parade utama, seluruh kawasan Gion berubah jadi pasar malam raksasa. Kamu bisa mencicipi makanan khas Kyoto seperti yudofu, sambil menikmati pertunjukan musik tradisional.
  • Byobu Matsuri:

Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis