Edukasi

6 Kesalahan Fatal IELTS Speaking yang Bikin Skor Kamu Jeblok – Hindari Sekarang

Mimpi kuliah di luar negeri atau mendapatkan beasiswa impian seringkali terganjal satu hal: skor IELTS yang kurang memuaskan. Padahal, salah satu komponen krusial dalam tes ini adalah IELTS Speaking yang menguji kemampuanmu berbicara dalam bahasa Inggris. Sayangnya, banyak pelajar Indonesia justru kehilangan poin berharga karena kesalahan-kesalahan sepele yang bisa dihindari.

Kamu pasti tidak mau kan, nilai IELTS Speaking-mu jeblok hanya karena hal-hal yang sebenarnya bisa diperbaiki? Yuk, kenali 6 kesalahan umum IELTS Speaking yang sering dilakukan pelajar Indonesia dan cara mengatasinya agar skor maksimal bisa kamu raih!

Pengenalan Tes IELTS Speaking

Sebelum membahas kesalahan-kesalahan yang harus dihindari, penting untuk memahami dulu apa itu IELTS Speaking. Tes ini merupakan bagian terakhir dari ujian IELTS yang berlangsung sekitar 11-14 menit. Kamu akan diwawancarai oleh penguji bersertifikat yang menilai kemampuan berbicaramu dari segi kosakata, kelancaran, dan pengucapan.

Tes ini terbagi menjadi tiga bagian: perkenalan diri, berbicara tentang topik tertentu, dan diskusi lebih mendalam. Meskipun terlihat sederhana, banyak pelajar yang grogi saat berbicara dengan orang asing menggunakan bahasa Inggris. Akibatnya, berbagai kesalahan pun muncul dan mengurangi nilai akhir. Nah, apa saja sih kesalahan-kesalahan tersebut?

Menghafal Jawaban Saat IELTS Speaking

Kesalahan pertama yang paling sering dilakukan adalah menghafal jawaban sebelum tes. Memang, menghafal terasa seperti solusi praktis, tapi penguji IELTS sudah terlatih untuk mendeteksi jawaban yang dihafal. Alih-alih terdengar natural, jawabanmu justru akan terkesan kaku dan tidak spontan.

Solusinya? Latih dirimu untuk berpikir cepat dan menjawab pertanyaan secara spontan. Kamu bisa berlatih dengan teman atau menggunakan layanan joki tugas dari Tugasin untuk simulasi tes berbicara yang lebih realistis. Dengan begitu, kamu akan terbiasa merespons pertanyaan tanpa perlu menghafal.

Kurang Percaya Diri dalam Tes Berbicara

Rasa gugup saat tes IELTS Speaking adalah hal yang wajar, tapi jangan biarkan rasa tidak percaya diri merusak penampilanmu. Banyak pelajar yang suaranya menjadi kecil, gestur tubuh kaku, atau bahkan menghindari kontak mata dengan penguji. Padahal, sikap percaya diri sangat berpengaruh pada penilaian.

Cara mengatasinya: Anggap saja penguji sebagai teman yang ingin mengobrol santai. Berlatihlah berbicara di depan cermin atau rekam dirimu saat berlatih untuk mengevaluasi penampilan. Jika perlu, kamu bisa menggunakan jasa joki makalah dan karya ilmiah dari Tugasin untuk mendapatkan feedback profesional tentang kemampuan berbicaramu.

Jawaban Tidak Relevan dengan Topik

Kesalahan berikutnya adalah memberikan jawaban yang terlalu panjang namun tidak relevan dengan pertanyaan. Misalnya, saat ditanya tentang hobi, kamu malah bercerita tentang keluarga atau pekerjaan. Padahal, jawaban yang tidak fokus justru akan mengurangi nilai koherensi.

Tipsnya: Dengarkan baik-baik pertanyaan penguji dan pastikan jawabanmu tetap pada topik. Jika kurang jelas, jangan ragu untuk meminta penguji mengulangi pertanyaannya. Kamu juga bisa berlatih dengan joki tugas dari Tugasin untuk mendapatkan latihan soal IELTS Speaking yang bervariasi.

Penggunaan Kata Berulang dalam IELTS

Mengulang-ulang kata yang sama menunjukkan keterbatasan kosakata dan bisa menurunkan nilai. Misalnya, menggunakan kata “good” berulang kali saat mendeskripsikan sesuatu. Penguji akan menilai kemampuanmu menggunakan variasi kata yang lebih luas.

Solusi efektif: Perbanyak latihan dengan membaca artikel, menonton film, atau mengikuti kursus bahasa Inggris. Jika kamu butuh bantuan lebih intensif, Tugasin menyediakan jasa cek plagiarisme yang juga bisa membantu mengevaluasi variasi kosakata dalam tulisan atau ujaranmu.

Jawaban Terlalu Singkat yang Merugikan

Di sisi lain, ada juga pelajar yang memberikan jawaban terlalu singkat seperti “Yes” atau “No” tanpa penjelasan lebih lanjut. Jawaban seperti ini tidak memberikan kesempatan bagi penguji untuk menilai kemampuan berbicaramu secara maksimal.

Cara mengatasinya: Berlatihlah memberikan jawaban yang lebih panjang dan terstruktur. Misalnya, jika ditanya “Do you like reading?”, jawablah dengan “Yes, I enjoy reading books, especially novels, because they help me relax and improve my vocabulary.” Untuk latihan yang lebih terarah, kamu bisa memanfaatkan jasa joki tugas dari Tugasin untuk simulasi tes berbicara.

Pengucapan Salah yang Menurunkan Nilai

Kesalahan terakhir yang sering diabaikan adalah pengucapan yang salah. Pengucapan yang kurang tepat bisa menurunkan nilai hingga 25%! Misalnya, mengucapkan “schedule” sebagai “shedule” atau “vehicle” sebagai “vehikel”.

Tips jitu: Perbanyak mendengarkan native speaker melalui podcast atau video. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi pengucapan atau meminta bantuan tutor profesional. Jika kamu ingin persiapan yang lebih komprehensif, Tugasin menyediakan layanan joki skripsi dan bimbingan bahasa yang bisa membantu memperbaiki pengucapanmu secara intensif.

Ada satu hal yang pasti: kesalahan dalam IELTS Speaking bisa dihindari dengan persiapan yang tepat. Jangan biarkan hal-hal sepele merusak kesempatanmu meraih skor tinggi. Mulailah berlatih dari sekarang dan manfaatkan layanan profesional jika diperlukan. Dengan strategi yang tepat, skor IELTS impianmu bukan lagi sekadar angan-angan!


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satuberita

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis