Kamu pasti sering bingung kan, kenapa ada dua jenis bahasa Inggris yang berbeda? American English dan British English memang punya perbedaan yang cukup mencolok, mulai dari kosakata, aksen, hingga ejaan. Tapi jangan khawatir, di artikel ini Tugasin akan membahas semua perbedaannya secara lengkap dan praktis. Setelah baca, kamu nggak hanya paham perbedaannya, tapi juga bisa milih varian mana yang paling cocok untuk kebutuhanmu—apakah untuk kuliah, kerja, atau sekadar hobi.
Buat kamu yang sedang mempersiapkan tugas makalah atau skripsi tentang bahasa Inggris, Tugasin siap bantu dengan jasa joki makalah atau jasa cek plagiarisme agar hasilnya maksimal dan bebas plagiat. Yuk, langsung simak perbedaannya!
Sejarah Perbedaan American Dan British English
Sebelum masuk ke perbedaan teknis, penting banget buat kamu tahu dulu asal-usulnya. Bahasa Inggris yang kita kenal sekarang sebenarnya punya sejarah panjang yang membentuk dua varian ini. Menurut Katie Cavanaugh, ahli linguistik dari Smithsonian, perbedaan ini mulai muncul setelah bangsa Amerika mulai menciptakan versi bahasa Inggris mereka sendiri.
Pada abad ke-16 dan 17, para pendatang dari Inggris membawa bahasa Inggris ke Amerika. Saat itu, belum ada standar ejaan yang baku, jadi setiap orang menulis seenaknya. Baru setelah kamus-kamus awal disusun, ejaan mulai distandarisasi. Yang menarik, kamus di Inggris disusun oleh pakar bahasa di London, sementara di Amerika, Noah Webster-lah yang berperan. Webster sengaja mengubah beberapa ejaan untuk menunjukkan bahwa Amerika punya identitas budaya yang berbeda dari Inggris.
Selain itu, interaksi bangsa Amerika dengan suku asli (Native American) dan pendatang dari negara lain seperti Swedia, Spanyol, Prancis, dan Belanda juga memperkaya perbedaan ini. Faktor geografis, budaya, dan sejarah inilah yang akhirnya membentuk dua varian bahasa Inggris yang kita kenal sekarang.
Perbedaan Kosakata American Dan British English
Perbedaan yang paling gampang dikenali adalah dari segi kosakata. Beberapa kata yang sama bisa punya arti berbeda atau bahkan menimbulkan kesalahpahaman. Misalnya, kata “football” di Amerika mengacu ke olahraga American football, sementara di Inggris mengacu ke sepak bola. Bisa bayangin kan betapa bingungnya kalau kamu nggak tahu konteksnya?
Ada juga kata-kata yang sama sekali berbeda. Contohnya, “apartment” di Amerika disebut “flat” di Inggris, atau “truck” di Amerika disebut “lorry” di Inggris. Buat kamu yang sering nonton film atau serial, pasti udah familiar dengan beberapa perbedaan ini. Tapi buat yang baru belajar, yuk simak tabel berikut untuk lebih jelasnya!
- Kampus: University (American) vs College (British)
- Berlibur: Vacation (American) vs Holidays (British)
- Kentang Goreng: French Fries (American) vs Chips (British)
- Sepak Bola: Soccer (American) vs Football (British)
- Lift/Elevator: Elevator (American) vs Lift (British)
- Truk: Truck (American) vs Lorry (British)
- Apartemen: Apartment (American) vs Flat (British)
- Celana: Pants (American) vs Trousers (British)
Perbedaan kosakata ini penting banget buat dipahami, terutama kalau kamu sering berkomunikasi dalam konteks internasional atau menulis dokumen formal. Salah pilih kata bisa bikin pesanmu jadi nggak jelas atau malah salah paham. Buat kamu yang butuh bantuan dalam menulis tugas atau makalah, Tugasin punya jasa joki tugas yang bisa bantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat.
Perbedaan Aksen Dan Pengucapan
Selain kosakata, aksen juga jadi perbedaan yang paling mencolok. American English dikenal dengan aksen “rotik”, yaitu pengucapan huruf ‘r’ yang sangat jelas. Sementara itu, British English cenderung melunakkan atau bahkan menghilangkan bunyi ‘r’ di akhir kata, terutama di kalangan kelas atas.
Contohnya, kata “water” diucapkan “WAH-ter” di Amerika dengan bunyi ‘r’ jelas, sementara di Inggris diucapkan “WAW-tuh” dengan bunyi ‘r’ hampir hilang. Perbedaan ini juga terlihat pada kata-kata seperti “car” (CAR vs CAH) dan “dance” (dans vs dahnce).
Aksen British English sering dianggap lebih formal dan sophisticated, sementara American English terdengar lebih casual dan santai. Buat kamu yang ingin menguasai kedua aksen ini, Tugasin rekomendasikan untuk sering-sering latihan listening dan speaking. Kalau kamu butuh bantuan lebih lanjut, coba deh ikut kelas speaking atau gunakan jasa joki skripsi untuk membantu penelitianmu tentang bahasa Inggris.
Perbedaan Ejaan Dan Grammar
Perbedaan ejaan antara American dan British English juga cukup signifikan. Misalnya, kata “color” di Amerika ditulis “colour” di Inggris, atau “center” di Amerika ditulis “centre” di Inggris. Perbedaan ini sering bikin bingung, terutama buat kamu yang sering menulis tugas atau makalah.
Ada beberapa pola ejaan yang bisa kamu ingat:
- Suffix “-ize” vs “-ise”: summarize (American) vs summarise (British)
- Huruf “-our” vs “-or”: color (American) vs colour (British)
- -er vs -re: center (American) vs centre (British)
- -se vs -ce: defense (American) vs defence (British)
Selain ejaan, grammar juga punya perbedaan. Misalnya, dalam penggunaan collective nouns, American English menganggapnya sebagai singular (“The team is winning”), sementara British English bisa singular atau plural (“The team are winning”). Perbedaan ini penting banget buat kamu yang sering menulis esai atau tugas akademik. Kalau kamu butuh bantuan untuk memastikan grammar dan ejaanmu benar, Tugasin punya jasa cek plagiarisme yang juga bisa bantu cek kesalahan grammar dan ejaan.
Sertifikasi Bahasa Inggris TOEFL Vs IELTS
Kalau kamu berencana kuliah atau kerja di luar negeri, sertifikasi bahasa Inggris jadi hal yang wajib. Dua sertifikasi yang paling populer adalah TOEFL dan IELTS. TOEFL lebih condong ke American English dan sering jadi syarat untuk kuliah di Amerika Serikat. Sementara itu, IELTS menggunakan British English dan lebih diterima di negara-negara Eropa, Australia, dan Inggris.
Apa saja perbedaannya?
- Aksen: TOEFL menggunakan American English, IELTS menggunakan British English.
- Format Ujian: TOEFL lebih banyak pilihan ganda, IELTS lebih variatif dengan essay dan interview.
- Tujuan: TOEFL untuk kuliah di AS, IELTS untuk kuliah di UK, Australia, atau Eropa.
Pilihan antara TOEFL dan IELTS tergantung pada tujuanmu. Kalau kamu masih bingung, coba deh konsultasi dengan tutor atau gunakan jasa joki tugas untuk membantu persiapan ujianmu. Tugasin siap bantu kamu dengan layanan yang terpercaya dan profesional.